Liverpool sukses mengalahkan Bournemouth tiga gol tanpa balas. Ada beberapa catatan apik dibuat The Reds usai kemenangan itu.

Pada laga di Vitality Stadium, Sabtu (7/12/2019) malam WIB, Liverpool mencetak gol-golnya di babak pertama melalui Alex Oxlade-Chamberlain dan Naby Keita, yang disusul gol ketiga dari Mohamed Salah di babak kedua.

Liverpool kukuh di puncak klasemen dengan 46 poin dari 16 pertandingan berlalu dan mengungguli Leicester City dengan 11 poin. Berikut data dan fakta terkait laga itu yang dilansir Opta

  • Liverpool sudah memenangi 24 dari 26 pertandingan terakhirnya di Premier League (1 imbang), termasuk 15 dari 16 pertandingan pembuka musim ini. Mereka 23 kali mencetak minimal dua gol atau lebih dari 25 pertandingan itu.
  • Bournemouth jadi tim pertama yang kalah di lima pertemuan beruntun menghadapi Liverpool dengan selisih tiga gol atau lebih, total mereka kebobolan 17 gol tanpa mencetak satu gol pun.
  • Liverpool mencatatkan clean sheet pertama mereka dari 14 pertandingan di seluruh kompetisi sejak kali terakhir lawan Sheffield United September lalu. Selain itu, mereka juga membuat Bournemouth tak bisa mencatatkan satu pun shot on target, kedua kalinya di liga sejak awal musim lalu (juga menghadapi Bournemouth di Januari).
  • Bournemouth untuk pertama kalinya kalah di lima pertandingan terakhirnya di liga, kali terakhir mereka merasakannya adalah di Maret 2013 saat masih bermain di League One.
  • Mohamed Salah sudah mencetak 63 gol dari 100 penampilan di Premier League; hanya Alan Shearer (79), Ruud van Nistelrooy (68), dan Sergio Aguero (64) yang mencetak gol lebih banyak dari Salah dalam kurun waktu itu.
  • Mohamed Salah sudah mencetak tujuh gol ke gawang Bournemouth, paling banyak ketimbang ke gawang tim lain. Selalu mencetak gol di lima pertemuan dengan Cherries di kompetisi itu.
  • Alex Oxlade-Chamberlain mencetak gol untuk pertama kalinya dari 25 penampilan di Premier League untuk Liverpool, sejak membobol gawang Manchester City Januari 2018, satu tahun dan 327 hari lalu.
  • Dari 19 pemain non-kiper yang sudah diturunkan Liverpool di Premier League musim ini, Alex Oxlade-Chamberlain dan Naby Keita jadi pemain ke-15 serta ke-16 yang melakukannya; Liverpool paling banyak punya sumber gol di musim 2015/2016 (17 pemain, tidak termasuk gol bunuh diri). Manchester City cuma menang dua kali dalam lima partai terakhir Liga Inggris. Pep Guardiola menolak terkejut dengan fakta timnya tersendat.

City menelan kekalahan kedua dalam lima pertandingan terakhir Liga Inggris saat menjamu Manchester United di Etihad Stadium, Minggu (8/12/2019) dini hari WIB. Sang juara bertahan takluk 1-2 setelah tertinggal dua gol lebih dulu.

Ini merupakan ketiga kalinya City gagal menang dalam lima laga teranyar. Kevin de Bruyne dkk sebelumnya dikalahkan Liverpool dan ditahan imbang Newcastle United.

Di seluruh ajang, catatan City malah jauh lebih buruk. Mereka cuma menang dua kali dalam tujuh pertandingan terakhir karena diimbangi Atalanta dan Shakhtar Donetsk di Liga Champions.

Kekalahan dari MU pada akhirnya membuat kans City mengejar Liverpool di persaingan gelar Liga Inggris kian kecil. Dengan 32 poin dari 16 pertandingan, kini City sudah berjarak 14 poin dari Liverpool yang bahkan belum pernah kalah sejauh ini dan agen joker123 online

“Tidak,” ujar Guardiola ketika ditanya apakah terkejut dengan pelambatan City.

“Karena memang terkadang ini terjadi. Terkadang Anda tidak menang dan yang lainnya tampil lebih baik dan Anda kalah. Normal untuk tidak selalu menang, terkadang Anda kalah,” sambungnya dikutip Manchester Evening News.

“Yang penting adalah tidak menyerah dan mencoba melakukan apa yang kami lakukan sebagai sebuah tim. Semua pertandingan yang kami mainkan dalam semusim, kami mainkan sesuai keinginan kami.”

“Setelah itu, soal serangan balik, sepertiga akhir, atau ketika kami kesulitan di sejumlah departemen, ya oke, itu bagian dari proses. Mungkin musim depan kami akan lebih baik,” tandasnya.

Khusus buat Guardiola, raihan 32 poin dalam 16 laga adalah yang terburuk sepanjang kariernya sebagai pelatih/manajer.