Pada tubuh manusia terdapat banyak sekali organ-organ penting yang menjadi penunjang hidup. Salah satu organ tubuh manusia yang memiliki peran yang tak kalah penting adalah ginjal. Pada tubuh manusia, ginjal memiliki fungsi utama sebagai penyaring zat-zat buangan (limbah) dalam tubuh, baik itu yang berasal dari makanan, obat-obatan, hingga zat beracun. Setidaknya dalam sehari ginjal akan menyaring 200 liter darah untuk kemudian 2 liternya menjadi zat buangan yang harus dikeluarkan bersama dengan urine. Oleh karena itulah pada ginjal dilengkapi dengan sepasang ureter, kandung kemih, dan uretra untuk membawa urine keluar dari dalam tubuh. Banyak bagian ginjal dan fungsinya yang beragam untuk menunjang kerjanya ini.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, ginjal memiliki fungsi utama sebagai penyaring darah dan membuang kotoran atau limbah dari sisa-sisa metabolisme dan memproduksi urine. Selain fungsi ini, masih banyak sekali peran ginjal pada tubuh manusia, yaitu:

Mengatur zat asam.

Makanan yang dikonsumsi bisa meningkatkan produksi asam dalam tubuh. Begitu juga proses metabolism tubuh juga akan menghasilkan asam. Untuk mengatasi hal ini, ginjal akan membantu tubuh dalam menetralisir asam tersebut dan membuat kadar asam tubuh menjadi seimbang.

Mengatur tekanan darah.

Saat tekanan darah terlalu rendah, ginjal akan berusaha meningkatkannya dengan cara memproduksi protein angiotensin.

Mengatur sel darah merah.

Sel darah merah diperlukan oleh tubuh untuk mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Ketika ginjal mengalami kekurangan oksigen, maka organ ini akan meminta bantuan hormone eritropoietin agar merangsang sumsum tulang belakang menghasilkan sel darah merah.

Menyeimbangkan kadar cairan dalam tubuh dan mengatur pembuangan.

Ginjal memiliki peran untuk menyeimbangkan kadar cairan dalam tubuh sepanjang hari. Saat tubuh kekurangan cairan, maka ginjal akan menahan agar tubuh tidak mengeluarkan cairan. Sedangkan jika terdapat kelebihan garam, racun, maupun zat sisa lainnya, maka akan diproses oleh hati dan diteruskan menuju ginjal agar nantinya bisa dikeluarkan dari dalam tubuh melalui urine.

Secara umum, organ ginjal terdiri atas tiga bagian, yaitu korteks renal, medula renal, dan pelvis renal. Masing-masing bagian ini memiliki fungsi masing-masing yang perlu Anda ketahui berikut ini.

Korteks renal.

Merupakan bagian terluar dari ginjal. Korteks renal ini dikelilingi oleh kapsul renal dan lapisan lemak yang berfungsi untuk melindungi struktur bagian dalam organ dari suatu kerusakan.

Medula renal.

Yaitu jaringan ginjal yang halus dan terdiri dari lengkung Henle dan piramida renal. Piramida renal merupakan struktur kecil yang berisi tubulus dan nefron. Tubulus inilah yang berguna sebagai pengangkut cairan yang masuk dan mengeluarkan urine dari ginjal.

Pelvis renal.

Merupakan bagian terdalam dari ginjal yang memiliki bentuk seperti corong. Fungsinya sebagai jalur untuk cairan berpindah dari renal menuju ke kandung kemih.

Selain bagian-bagian yang sudah disebutkan tersebut, ginjal juga terdiri dari nefron. Nefron ini berada di sepanjang kortek renal hingga medula renal. Adapun fungsi nefron ini adalah sebagai penyaring darah, penyerap nutrisi, dan membantu mengalirkan zat-zat sisa limbah ke urine. Nefron ini terdiri menjadi dua bagian, yaitu badan malphigi dan tubulus renal. Nah, sepertinya hanya ini saja yang bisa dipaparkan mengenai bagian ginjal dan fungsinya. Anda perlu mengetahui bagian-bagian dan fungsinya ini agar menambah pengetahuan dan agar mengetahui fungsinya yang sangat penting untuk manusia. Sehingga Anda juga tergerak untuk selalu menjaga organ tubuh yang satu ini.