Sholat Tahajud Tapi Tidak Tidur Terlebih Dahulu

Sebagai seorang muslim tentu paham dan tahu bahwa amalan sholat tahajud di malam hari adalah amalan yang sangat di anjurkan untuk di lakukan setiap hari, memang statusnya adalah amalan sunnah tapi derajatnya sangat tinggi, bahkan hanya 1 tinggkat di bawah sholat majib, oleh sebab itu umat muslim yang beriman dan bertaqwa kepada Allah senantiasa merutinkan sholat tahajud ini.

Tapi ada satu pertanyaan yang sering di ajukan perihal sholat tahajud ini, apakah ada syarat khusus jika ingin sholat malam kita di sebut sholat tahajud ataukah tidak ada syarat khusus, dan pertanyaan ini terkait dengan syarat sholat tahajud apakah harus di dahului dengan tidur terlebih dahulu atau tidak.

Syarat Sholat Tahajud

Judul artikel ini adalah sholat tahajud tapi tidak tidur terlebih dahulu, kalau seperti ini maka tidak di sebut sholat tahajud, yang seperti ini disebut dengan qiyammul lail saja, karena syarat untuk sholat pada malam hari di sebut dengan tahajud adalah harus tidur terlebih dahulu. Sekali lagi syarat sholat tahajud adalah di dahului dengan tidur.

Inilah perbedaan sholat tahajud dengan sholat malam biasa atau qiyammul lail, memang kita berfikiran seperti saat bulan ramadhan yang melakukan sholat tarawih yang oleh sebagian kaum muslimin sholat tahajud di bulan ramadhan, padahal sejatinya di saat bulan ramadhan adalah sholat malam atau tarawih, kalau hendak sholat tahajud di malam ramadhan adalah setelah bangun tidur pada saat saur.

Sholat Witir dan Sholat Tahajud

Sholat malam biasa atau qiyammul lail biasanya adalah sholat witir, ini seperti yang di contohkan oleh sahabat Abu Bakar radhiallahuanhu, sebelum tidur beliau melakukan sholat witir terlebih dahulu, dan maksud dariAbu bakar adalah untuk antisipasi kalau-kalau nanti malam tidakbisa bangun untuk sholat tahajud, maka beliau melakukan sholat witir terlebih dahulu.

Kalau nanti pas malam beliau bangun untuk sholat tahajud, maka beliau tidakmengulangikembali sholat witirnya, karena sholat witir hanya dilakukan satu kali dalam semalam, maksudnya bukan satu rakaat, tapi bisa jadi 3 rakaat, 5 rakaat, 7 rakaat atau sembilan rakaat, karena sholat witir adalah sholat yang ganjil dan biasanya mengikuti sholat tahajud.

Inilah yang bisa kita contoh dan praktekan, yaitu sholat witir sebelum tidur lalu kalau malam bisa bangun maka kita lakukan sholat tahajud dan tidak perlu melakukan sholat witir kembali, tapi jika kita yakin bisa untuk bangun di malam hari,maka sholat witir hendaknya di lakukan setelah sholat tahajud, dan inilah yang lebih afdhol dan utama.

Sudahkah kita merutinkan sholat tahajud dan witir?, jika belum maka selagi masih ada umur kita niatkan dari sekarang untuk selalu melakukan amaln sunnah yang mulia ini, dan semoga ALLAH mudahkan kita untuk mengamalkan agama sesuai dengan sunnah nabinya Muhammad salalahu alaihi wassalam.