Pengendalian hama atau biasa disebut dengan pest control Indonesia saat ini telah mengalami perkembangan. Setelah diketahuinya bahaya pestisida, kini masyarakat mulai beralih ke bahan alami untuk mengusir hama-hama yang mengganggu tanaman. Berbagai bahan alami mulai diperkenalkan kembali kepada masyarakat untuk membasmi hama tanaman. Segala jenis bahan ini diekstrak ke dalam bentuk semprotan sehingga bisa digunakan seperti cara kerja pestisida, bedanya ini terbuat dari bahan alami.

Namun begitu selain dengan mengusir hama, tindakan untuk mengendalikan hama juga bisa dilakukan. Ini merupakan teknik yang sekaligus menjaga ekosistem lingkungan. pengendalian hama ini dilakukan dengan mendatangkan predator hama yang sesuai dengan jenis hama tanamannya. Predator ini akan memakan hama-hama yang ada di kebun tanaman dan begitu seterusnya. Selain menjaga ekosistem, cara ini juga dinilai efektif dan efisien karena tidak memerlukan biaya yang banyak. Cukup dengan berbekal keahlian untuk mendatangkan hewan predator hama, maka anda bisa mengendalikan hama sekaligus menjaga kelestarian ekosistem.

Pest control Indonesia juga melaksanakan langkah-langkah untuk mengendalikan hama secara biologis. Seperti yang telah dijelaskan, menjaga ekosistem lingkungan merupakan hal yang penting. Oleh karena itu, pengendalian hama merupakan solusi yang tepat dan mutualis bagi rantai makanan. Langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk mengendalikan hama adalah sebagai berikut.

Pertama, untuk melengkapi rantai makanan, maka diperlukan adanya hewan dengan posisi yang lebih tinggi untuk mejaga ekosistem tersebut. Hewan predator ini kemudian dipindahkan dari habitatnya ke dalam lahan-lahan yang menjadi lahan pertanian. Kedua, setelah hewan-hewan predator hama tersebut bisa dipancing ke areal pertanian, maka langkah yang selanjutnya adalah memperbanyak populasi hewan predator tersebut.  Karena hama berkembang biak dengan sangat cepat, maka perlu diimbangi dengan pengembang biakkan musuh alaminya agar seimbang.

Terakhir, hewan predator yang sudah dikembangbiakkan harus dipelihara dengan baik agar jumlahnya tidak semakin berkurang. Pest control Indonesia jenis ini dapat dilakukan dengan membuat sarang/habitat bagi hewan-hewan predator tersebut sehingga hewan predator tersebut tidak meninggalkan areal pertanian.