Jika faktanya orangtua tinggi dan anak pendek, inilah berbagai kemungkinan penyebabnya. Apakah Mama papa pernah bertanya-tanya mengapa sang buah hati bisa bertubuh pendek dibandingkan teman-temannya? Wajar enggak sih tubuhnya yang pendek itu?

Sebelum menyimpulkan sendiri, sebaiknya orangtua juga melihat juga pada diri sendiri, apakah fisik papa dan mama termasuk dalam tinggi atau pendek. Penurunan genetik kepada anak menjadi salah satu faktor penyebab anak tumbuh tinggi atau memang pendek.

Setelah itu kita perlu tahu apakah si kecil benar-benar bertubuh pendek atau sekadar kurang tinggi (sesuai keinginan kita). Untuk melihatnya, kita bisa melihat grafk pertumbuhan tinggi badan yang ada pada kartu Menuju Sehat (kMS). Seorang anak dikatakan bertubuh pendek, bila ukuran tingginya berada di bawah persentil 3 grafk pertumbuhan atau di bawah 2 standar deviasi. Dan sebaliknya jika plus 2 diatas normal deviasi, maka anak bisa dikategorikan tinggi. kalau anak memang termasuk pendek, Mama papa bisa membawa si kecil ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

POTENSI GENETIK

Untuk pemeriksaan awal umumnya dokter akan melihat potensi genetik anak berdasarkan tinggi kedua orangtuanya, termasuk masa pubertas kedua orangtuanya. potensi tersebut kemudian disandingkan dengan pertumbuhannya pada grafk. Jika memang tubuh si kecil pendek karena genetik, dokter akan melihat masalah gizinya. Bila memang baik, anak berarti berada dalam variasi normal. Pertumbuhan tingginya memang bagus akan tetapi perawakannya pendek dari genetiknya, sehingga tidak dapat diubah lagi. Karena itu tidak perlu pemeriksaan lebih lanjut.

PENYEBAB TUBUH PENDEK

Jika dokter menemukan pendeknya tubuh anak bukan karena genetik, akan diadakan pemeriksaan lanjutan untuk mencari penyebabnya. Umumnya pemeriksaan yang akan dilakukan adalah radiologi dengan foto tulang bagian tangan kirinya saja. Foto tulang ini untuk mengetahui usia tulang (bone age). Anak yang pendek karena variasi normal (salah satu orangtuanya pendek), maka bone age-nya akan sesuai usia.

Selain perkembangan tinggi badan, pendidikan juga penting untuk anak di usia dini, terutama pendidikan bahasa. Berikan anak pelatihan bahasa di lembaga pendidikan bahasa Jerman di Jakarta. Agar anak terbiasa berbahasa Jerman dan berguna di kemudian hari.