Jangan Diremehkan, Ini Bahaya Bila Tidak Tutup Kloset Selesai Buang Air

Setelah buang air, telah jadi rutinitas umum selalu untuk menyiram kloset. Dalam kloset duduk umumnya ada sisi penutup yang membuat perlindungan sisi tempat duduk pada toilet. Sebetulnya penutup serta tempat duduk dalam kloset punyai peranan penting yang jarang-jarang dimengerti beberapa orang.

Baca juga :

Layanan Sedot WC Makassar

https://redzcomfort.com/2019/08/31/panduan-mandi-yang-baik-supaya-tidak-jatuh-di-kamar-mandi-serta-terserang-stroke/

Ditambah lagi sisi itu sebetulnya punyai peranan penting waktu menyiram toilet. Sebab waktu kita mencuci air di toilet duduk, ini bisa membuat kuman berterbangan di kamar mandi atau toilet kita.

Bila sampai itu berlangsung, kuman-kuman dalam toilet dapat terbang sampai ke perlengkapan kamar mandi, mencakup sikat gigi serta beberapa alat mandi yang lain yang seringkali kita gunakan.

Diambil dari Mirror, ini berlangsung karena dampak dari aerosol. Menurut Charles P. Gerba, Profesor Mikrobiologi Kampus Arizona, bakteri yang keluar dari toilet bisa bekembang dengan banyak sekali.

Mungkin kamu berpikir jika semua bakteri serta kuman di toilet akan hilang saat disiram. Walau sebenarnya bakteri serta kuman ada yang dapat bertahan hidup dalam kloset kita. Studi yang dikerjakan oleh Leeds Teaching Hospital sudah pernah lakukan riset bakteri dapat terbang sejauh sampai 10 inci di udara.

Oleh karenanya, jadi hal yang bagus untuk menghindari sikat gigi serta peralatan mandi yang lain jauh-jauh dari toilet. Sebab bakteri yang hidup dalam kloset bisa jadi adalah norovirus. Mikroorganisme itu bisa mengakibatkan infeksi, dengan tanda-tanda seperti muntah, sakit perut sampai diare.

Rata-rata orang menyiram toilet dapat sampai lima atau enam kali dalam satu hari. Bila diambil kesimpulan dengan kasar, ada pekiraan tiap orang dapat menyiram kloset seputar dua ribu lebih kali dalam satu tahun. Tentu saja ini bisa punya potensi memunculkan penyakit karena bakteri itu.

Baca juga: Sedot WC di Pontianak

Jalan keluar untuk menangani bakteri pada kloset, dengan memakai pembersih kloset yang memiliki kandungan antiseptik.